-
Memori yang memorable
Liburan adalah suatu hal yang asing bagi suamiku. Namun, bagi orang lain, pekerjaan suamiku adalah liburan. Mungkin karena pergi ke berbagai daerah pelosok Indonesia, jadinya seringkali kita (aku dan teman-teman kami) merasa iri, padahal bagi suamiku, setiap kepergian itu adalah penderitaan. Awalnya menyenangkan, tetapi setelah merasakan ‘rumah’, rasanya setiap kepergian adalah ketidakpastian. Pernah terdampar dan… Continue reading
-
Jalan Panjang Menuju Pembangunan Inklusif
Disclaimer: saya menemukan tulisan ini pada tahun 2020 dalam folder ‘writting’ yang ternyata tak kunjung saya kirim kemanapun, maka lebih baik diposting dalam kanal ini daripada hanya teronggok di penyimpanan komputer. Selamat membaca! ——————— Kata ‘pembangunan’ seringkali dimaknai sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi belaka. Begitu besarnya hegemoni paradigma pembangunan tersebut tampak pada pengkategorisasi negara menjadi… Continue reading
-
Self-care, untuk ibu, di manapun kamu berada.
Setelah menjadi ibu, new normal bagi saya adalah tidur dalam keadaan letih dan bangun untuk menjadi letih. Entah ibu tersebut bekerja di dalam rumah, maupun juga menjadi pekerja di luar rumah. Sebagai ibu baru yang punya anak usia 2-tahun, saya sangat menghargai waktu untuk self-care, menyemai diri sendiri. Betapa pentingnya ibu untuk menyemai diri, karena… Continue reading
-
Membaca untuk menulis
Menulis dan membaca adalah sebuah upaya untuk merawat otak. Melalui menulis, kita belajar untuk menyampaikan hal-hal yang menghinggapi pikiran. Sedangkan dengan membaca, kita bisa memahami hal baru yang tadinya belum dipahami sepenuhnya. Menulis dapat disalurkan dalam beberapa medium, mulai dari catatan harian hingga koran luring dan daring atau laporan pekerjaan hingga artikel jurnal akademik. Tergantung… Continue reading
-
We can’t never be fully healed
Entah berapa kali, dalam 1-2 minggu terakhir, kamu mengucapkan “turut berduka cita”? Kasus pandemi yang semakin meroket membuat kita kian cemas, gugup, sedih, bahkan berduka. Jika tahun lalu kabar orang meninggal atau terjangkit virus masih seputar berita di media massa, maka di akhir bulan Juni tahun ini, berita tersebut kita dapatkan dari orang-orang terdekat. Bahkan… Continue reading
-
Memilih ‘hidup dengan niat’
Atau intentional living bahasa yang kerap ditemukan dalam tagar-tagar di sosial media. Bagi saya, hidup dengan niat adalah usaha untuk memaknai, menghargai dan menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Saya melihat bahwa semua hal yang ada di dunia ini tercipta dengan maksud (walau saya masih gatau fungsi kecoa apa huhu) dan kita perlu ilmu untuk memahaminya. Bahwa tanaman… Continue reading
-
Mengapa mulai beralih ke organik
2013. Seekor gajah liar jantan, muda dan gagah melintas di depan saya. Sembari bersembunyi di balik batu besar saya mengintip dia dan kelompoknya yang sedang mencicipi air di sungai lalu mengambil tanah basah disekitarnya untuk dimakan. Baru kali itu saya melihat gajah liar, benar-benar liar; hidup di alam bebas walau dengan wilayah teritori yang semakin menyempit dan… Continue reading
-
Setelah sekian lama hiatus
Akhirnya memutuskan untuk menulis lagi! Ya, setelah sekian lama sibuk sama pikiran sendiri, akhirnya tersadar (kembali) bahwa itu semua ga akan mengubah apapun. Jadi, sekarang saya berdomisili di DKI Jakarta, sedih harus meninggalkan Aceh untuk sementara waktu setelah bertahun-tahun disana; diantara manusia, hutan dan laut. Setelah aktif di ranah konservasi alam dan peningkatan ekonomi masyarakat, tahun… Continue reading